Lompat ke konten
Home » Mengenal Tiga Jenis Manasik Haji: Ifrod, Qiran, dan Tamattu’

Mengenal Tiga Jenis Manasik Haji: Ifrod, Qiran, dan Tamattu’

Ringkasan Panduan Haji: Tiga Cara Manasik Haji

Artikel ini merupakan lanjutan dari pembahasan sebelumnya mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji. Dalam melaksanakan haji, terdapat tiga metode manasik yang bisa dipilih oleh jamaah, yaitu Ifrod, Qiran, dan Tamattu’. Berikut penjelasan singkatnya:

  1. Ifrod: Jamaah berihram dengan niat untuk melaksanakan haji saja tanpa umrah. Seluruh rangkaian ibadah dilakukan khusus untuk haji.
  2. Qiran: Jamaah berihram dengan niat menjalankan umrah dan haji secara bersamaan dalam satu rangkaian ibadah. Mereka yang memilih cara ini diwajibkan untuk menyembelih hewan hadyu.
  3. Tamattu’: Jamaah berihram dengan niat umrah terlebih dahulu di bulan-bulan haji, melaksanakan manasik umrah hingga bertahalul. Kemudian, saat waktu haji tiba, mereka kembali berihram untuk haji. Seperti Qiran, jamaah yang memilih manasik Tamattu’ juga wajib menyembelih hewan hadyu.

Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “Para ulama telah sepakat bahwa diperbolehkan memilih salah satu dari tiga metode manasik: Ifrod, Tamattu’, atau Qiran, tanpa dianggap makruh. Namun, terdapat perbedaan pendapat mengenai manasik mana yang paling utama.” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 8:169).

Kewajiban Hadyu dalam Qiran dan Tamattu’

Allah سبحانه وتعالى berfirman:

فَمَنْ تَمَتَّعَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ تِلْكَ عَشَرَةٌ كَامِلَةٌ ذَلِكَ لِمَنْ لَمْ يَكُنْ أَهْلُهُ حَاضِرِي الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ

“Maka bagi siapa yang ingin mengerjakan umrah sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia menyembelih) hadyu (kurban) yang mudah didapat. Tetapi jika ia tidak menemukan (binatang kurban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali. Itulah sepuluh (hari) yang sempurna.” (QS. Al-Baqarah: 196).

Para ulama sepakat bahwa penyembelihan hadyu diwajibkan bagi mereka yang menjalankan manasik Qiran dan Tamattu’.

Manakah Manasik yang Paling Utama?

Dalam hadis yang menjelaskan tentang tata cara manasik haji, Nabi ﷺ bersabda:

لَوْ أَنِّي اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ لَمْ أَسُقِ الْهَدْيَ وَجَعَلْتُهَا عُمْرَةً فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ لَيْسَ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَحِلَّ وَلْيَجْعَلْهَا عُمْرَةً

“Seandainya aku mengetahui apa yang akan terjadi pada diriku, maka aku tidak akan membawa hewan hadyu dan aku akan jadikan ihramku ini sebagai umrah. Maka barang siapa dari kalian yang tidak membawa hadyu, hendaklah dia bertahallul dan menjadikannya sebagai umrah.” (HR. Muslim no. 1218).

Nabi ﷺ memerintahkan para sahabat untuk memilih manasik Tamattu’ dan menunjukkan keinginannya sendiri untuk melaksanakannya. Hal ini menunjukkan bahwa Tamattu’ lebih utama dibandingkan Ifrod dan Qiran (Fiqhus Sunnah, 1:447-448). Selain itu, Tamattu’ juga memiliki lebih banyak amalan dan lebih mudah bagi jamaah secara umum (Syarhul Mumthi’, 7:76-77).

Catatan

Penyembelihan dam dalam manasik Qiran dan Tamattu’ bukan sebagai penebusan kekurangan dalam ibadah, tetapi sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah سبحانه وتعالى (Ar-Rafiq fil Hajj, 35).

Problem yang Bisa Terjadi

Dalam manasik Tamattu’, umrah dilakukan sebelum haji. Namun, bagaimana jika seorang jamaah mengalami kendala sehingga tidak bisa menyelesaikan umrah sebelum wukuf di Arafah?

Dalam kasus ini, jamaah bisa mengubah niatnya dari Tamattu’ menjadi Qiran. Contoh situasi ini adalah jika seorang wanita yang telah berihram dengan niat Tamattu’ mengalami haid atau nifas sebelum ia menyelesaikan thawaf umrah. Jika ia baru suci setelah masuk waktu wukuf di Arafah, ia dapat mengubah niatnya menjadi Qiran dan tetap dalam keadaan berihram. Ia kemudian melanjutkan rukun dan kewajiban haji lainnya, kecuali thawaf di Ka’bah yang hanya bisa dilakukan setelah suci dan mandi (Al Manhaj li Muriidil Hajj wal ‘Umroh, 31-34).

Haramain Story

Haramain Story

Cerita Haramain adalah inspirasi dan informasi seputar dua kota suci Makkah dan Madinah. Semoga kita semua Allah mudahkan untuk bisa berkunjung ke Haramain.View Author posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *